RSS

Inilah Sebab Mengapa Babi Diharamkan Dalam Islam

29 Mei

Babi adalah hewan yang sangat kotor, dia biasanya memakan segala sesuatu yang diberikan kepadanya, baik kotoran maupun bangkai bahkan kotorannya sendiri atau kotoran manusia akan dia makan. Babi memiliki tabiat malas, tidak suka cahaya matahari, tidak suka berjalan-jalan, sangat suka makan dan tidur, memiliki sifat paling tamak. Semakin bertambah usia, babi akan semakin bodoh dan malas, tidak memiliki kehendak dan berjuang bahkan untuk membela diri sendiri saja enggan.

Oleh karena itu babi, banyak menimbulkan penyakit pada manusia. Babi dianggap hewan yang tidak layak dikonsumsi. Di antara parasit-parasit ini adalah sebagai berikut:
1. Cacing Taenia Solium
Parasit ini berupa larva yang berbentuk gelembung pada daging babi atau berbentuk butiran- butiran telur pada usus babi.Jika seseorang memakan daging babi tanpa dimasak dengan baik, maka dinding-dinding gelembung ini akan dicerna oleh perut manusia, dan larva-larva itu kemudian akan tumbuh di usus manusia. Peristiwa ini akan menghalangi perkembangan tubuh dan akan membentuk cacing pita yang panjangnya bisa mencapai 10 kaki, yang menempel di dinding usus dengan cara menempelkan kepalanya lalu menyerap unsur-unsur makanan yang a da di lambung. Hal itu bisa menyebabkan seseorang kekurangan darah dan gangguan pencernaan, karena cacing ini dapat mengeluarkan racun.
Apabila pada diri seseorang — khususnya anak-anak– telah diketahui terdapat cacing ini di lambungnya, maka dia akan mengalami histeria atau perasaan cemas. Terkadang larva yang ada di dalam usus manusia ini akan memasuki saluran peredaran darah dan terus menyebar ke seluruh tubuh, termasuk otak, hati, saraf tulang belakang, dan paru-paru. Dalam kondisi seperti ini cacing tersebut dapat menyebabkan penyakit yang mematikan.
2. Cacing Trichinila Spiralis
Cacing ini ada pada babi dalam bentuk gelembung-gelembung lembut. Jika seseorang mengonsumsi daging babi tanpa dimasak dengan baik, maka gelembung-gelembung — yang mengandung larva cacing ini — dapat tinggal di otot dan daging manusia, sekat antara paru dan jantung, dan di daerah-daerah lain di tubuh. Penyerangan cacing ini pada otot dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa dan menyebabkan gerakan jadi lambat, ditambah lagi sulit melakukan aktivitas. Sedang keberadaannya di sekat tersebut akan mempersempit pernafasan, yang bisa berakhir pada kematian.
3. Cacing Schistosoma Japonicum
Ini adalah cacing yang lebih berbahaya daripada cacing schistosoma yang dikenal di Mesir. Dan babi adalah satu-satunya binatang yang mengandung caciong ini. Cacing ini dapat menyerang manusia apabila mereka menyentuh atau mencuci dengan air yang mengandung larva cacing ini yang biasanya datang dari kotoran babi yang masuk ke dalamnya. Cacing ini dapat membakar kulit manusia serta dapat menyelinap ke dalam darah, paru, dan hati. Cacing ini berkembang sangat cepat, dalam sehari bisa mencapai lebih dari 20000 telur, yang dapat membakar kulit, lambung dan hati, terkadang dapat menyerang otak dan saraf tulang belakang yang bisa menyebabkan kelumpuhan dan kematian.
4. Fasciolepsis Buski
Parasit ini hidup di usus halus babi dalam waktu yang lama. Ketika terjadi percampuran antara usus dan tinja, parasit ini akan berada dalam bentuk tertentu yang bersifat cair yang bisa memindahkan penyakit pada manusia. Kebanyakan jenis parasit ini terdapat di daerah Cina dan Asia Timur. Parasit ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan, diare dan pembengkakan di sekujur tubuh, yang bisa menyebabkan kematian.
5. Cacing Ascaris
Panjang cacing ini sekitar 10 inci. Cacing ini bisa menyebabkan radang paru, batang tenggorokan, dan penyumbatan lambung. Cacing ini tidak bisa dibasmi di dalam tubuh kecuali dengan operasi.
6. Cacing Anklestoma
Larva cacing ini masuk ke dalam tubuh dengan cara membakar kulit ketika seseorang berjalan, mandi atau minum air yang tercemar. Cacing ini bisa menyebabkan diare dan pendarahan di tinja, yang bisa menyebabkan terjadinya kekurangan darah, kekurangan protein dalam tubuh, pembengkakan tubuh dan menyebabkan seorang anak mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan fisik dan mental, lemah jantung dan akhirnya bisa menyebabkan kematian.
7. Calonorchis Sinensis
Ini sejenis cacing yang menyelinap dan tinggal di dalam air empedu hati babi, yang merupakan sumber utama penularan penyakit pada manusia. Cacing ini terdapat di Cinda dan Asia Timur, karena orang-orang di sana biasa memelihara dan mengonsumsi babi. Virus ini bisa menyebabkan pembengkakan hati manusia dan penyakit kuning yang disertai diare yang parah, dan tubuh menjadi kurus dan berakhir dengan kematian.
8. Cacing Paragonimus
Cacing ini hidup di paru-paru babi. Cacing ini tersebar luas di Cina dan Asia Tenggara tempat dimana babi banyak dipelihara dan dikonsumsi. Cacing ini bisa menyebabkan radang pada paru-paru. Sampai sekarang belum ditemukan cara membunuh cacing di dalam paru-paru. Tapi yang jelas cacing ini tidak terdapat, kecuali di tempat babi hidup. Parasit ini bisa menyebabkan pendarahan paru-paru kronis, dimana penderitanya akan merasa sakit, ludah berwarna coklat seperti karat, karena terjadi pendarahan pada kedua paru.
9. Swine Erysipelas
Parasit ini terdapat di kulit babi. Parasit ini selalu siap pembakaran pada klit manusia yang mencoba mendekati atau berinteraksi dengannya. Parasit ini bisa menyebabkan radang kulit manusia yang memperlihatkan warna merah dan suhu tubuh tinggi.
Sedang kuman-kuman yang ada pada babi dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, antara lain:

1. TBC
Penyakit ini mungkin berasal dari babi yang dagingnya dimakan oleh manusia tanpa dimasak dengan baik. Bisa juga terjadi hanya dengan menyentuhnya.
2. Cacar (Small Pox)
Virus ini pindah dari babi ke tubuh manusia dengan cara persentuhan atau memakan daging yang terkena penyakit ini.
3. Gatal-Gatal (Scabies)
Penyakit ini bisa mengenai manusia dengan cara menyentuh kulit babi.
4. Kuman Rusiformas
Yaitu kuman yang bisa melakukan pembusukan pada kedua kaki dan sulit untuk disembuhkan.
5. Blantidium Coli
Babi dianggap sebagai hewan utama yang menjadi tempat tumbuh suburnya parasit ini, yang menyebabkan disentri parah pada seseorang.
6. Mikroba Brocellosis
Kotoran babi dianggap sebagai sumber utama munculnya mikroba ini. Penyakit yang ditimbulkan oleh mikroba ini sangat menular yang dapat menimbulkan penyakit di daerah sekitarnya, serta bisa menyebabkan demam malta fever pada manusia.
7. Mikroba Toxoplasma Gondi
Mikroba ini banyak sekali terdapat di tempat-tempat pemeliharaan babi. Penyakit ini menyerang manusia melalui makanan yang tercemar oleh kotoran babi atau menghirup udara atau debu yang mengandung gelembung-gelembung mikroba ini.
Mikroba ini bisa masuk pada getah bening, limpa dan hati. Hal itu menyebabkan demam yang panjang dan menurunnya imunitas tubuh, radang otot dan jantung. Serta bisa menyebabkan gangguan pernafasan, karena mikroba ini juga menyerang paru. Bisa juga menyerang mata berupa peradangan parah pada daerah mata, yang akhirnya bisa menyebabkan kebutaan.
Mikroba ini pun bisa menyerang sel-sel telinga bagian dalam yang bisa menyebabkan ketulian. Terkadang menyerang wanita hamil, yang karenanya janin yang lahir akan meninggal beberapa hari atau beberapa minggu setelah kelahiran. Atau bisa juga, bayi akan lahir dalam keadaan cacat.

Sumber:

Buku Pola Makan Rasulullah oleh Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad

http://3wd3wd.wordpress.com/2011/05/24/inilah-sebab-mengapa-babi-diharamkan-dalam-islam/

 

Tentang Irawan Max Conf

Hidup tu Merepotkan...... tapi lebih merepotkan lagi klo q G biSa manfaAtin Sisa Hidup q ini...... Q pikir manusia tanpa Sebuah perasaan ato Emosi tu menyenangkn.... tapi g Juga Ce kadang2 kita juga tak bisa mengendalikan apa yang namaX Perasaan..... bergejolak entah apa lah namax.... yang jelas sulit dikontrol apalagi menyangkut masalah cinta.... emang bener ce LOve is Blind.... Aneh.....
14 Comments

Posted by pada Mei 29, 2011 in Health, religi

 

Kaitkata: , , , , , , , , , , , , ,

14 Responses to Inilah Sebab Mengapa Babi Diharamkan Dalam Islam

  1. hanarika

    Mei 29, 2011 at 6:24 am

    aq tau kalo babi itu diharamkan krn lebih byk keburukannya daripada kebaikannya.. tapi nggak nyangka kalo keburukannya sebanyak itu…. :o

     
  2. tari

    Mei 29, 2011 at 3:03 pm

    wahhh… banyak rugi kalau kita” makan Babi… …..

     
  3. dhuma

    Mei 30, 2011 at 11:34 am

    daging babi itu enak, dan selama ne blum ada yg mengeluh atau skit krn mkn babi. jd klo agama lain ga mw makan, ga mslah.. itu kepercayaan mrka, Tuhan menciptakan makhluk hidup, babi jg slah satu nya… Ga mgkn Tuhan menciptakan hewan yg mengakibatkan penyakit…. Tuhan itu yg maha Tahu, peace……..

     
    • Irawan Max Conf

      Mei 30, 2011 at 5:05 pm

      Ma’af gan..
      Makanan enak bukan berarti menyehatkan…
      Ya, sekedar yang ane tau gan (bkn brarti q prnah makan)
      makanan babi memang enak tp beresiko tinggi trhadap kesehatan…
      Sprti yg di jelaskan di atas..
      Thank’s masukannya

       
    • Danny Ramdhani

      Juni 29, 2011 at 11:04 am

      Iya kalu loe seneng daging babi ya tersin aza..gtu aza koq repot!!!!!

       
  4. hanarika

    Juni 3, 2011 at 9:07 am

    boleh ijin copy nggak??
    hehehe…

     
    • Irawan Max Conf

      Juni 3, 2011 at 1:24 pm

      Ya gag ap2..
      Qta saling share…
      Biar ilmu smakin cepat mengalirnya

       
  5. PY

    Januari 14, 2012 at 9:11 am

    Mengenai makanan yg halal & najis/haram, bisa dibaca di kitab Imamat pasal 11, saat itu makanan yg najis/haram melambangkan org2 kafir(non yahudi), tetapi setelah Yesua Hamaziah(Yesus Kristus) mati disalib sudah tak ada lagi org/bangsa yg najis/kafir, bisa dibaca di kitab Kisah Para Rasul 10. Tuhan sayang kita semua.

     
    • Irawan Max Conf

      Januari 25, 2012 at 11:30 am

      Bukannya Kitab yang anda bacakan itu sudah Editan bukan yang Asli

       
  6. Putra

    Januari 16, 2012 at 7:16 pm

    cinta itu bita,,
    tidak bisa di lihat tapi bisa di rasakan

     
  7. Kurniawan

    Januari 17, 2012 at 2:31 pm

    Ga mungkin daging babi itu seburuk itu,daging sapi juga sama buruk nya kalo diteliti. Orang yang ga makan daging babi juga sama malasnya atau malah lebih buruk dari babi nya sendiri. Jadi lebih bijak kalo kita tidak menjelekkan daging babi atau daging apapun itu. Be wise man!!

     
  8. penjual daging babi

    Januari 18, 2012 at 6:53 am

    Ayam yg makan cacing lebih bersih dari babi?

    Sapi yang tidur di atas kotorannya sendiri lebih bersih juga dari babi? Ingat, secara ilmiah daging merah (sapi, kambing) kolesterolnya lebih tinggi dari daging putih (babi)

    Tapi kami penjual daging babi lebih senang ada pihak yg mengharamkan dagangan kami,. Jadinya kami gak usah repot” meladenin orang yg suka cari” masalah. jualan juga jadi lebih lancar, thanks ya ^^

     

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.